Flow Chart of Stone Production Line

1a32e-stonecrusher30tph


Introduction to the Flow Chart of Stone Production Line:

The big stones in the stone production line are coarsely crushed in the jaw crusher sent by the vibrating feeders through the bunker evenly. The coarsely crushed stones are sent to the impact crusher by the belt conveyor for further crushing.
                

                                                                             
After tertiary crushing, the materials are screened in the vibrating screen through the belt conveyor to classify several sizes of stones.The stones which can meet the requirements will be sent to the finished product material piles by the belt conveyor, while the left stones will be sent to the impact crusher for another further crushing to form a closed circuit cycle. The finished product can be classified and combined according to the customers’ needs. The dust removal equipment can be added in order to protect the environment.


Application of Stone Production Line

The stone crusher plant is the special equipment for producing sand and stones in the production machines, including jaw crusher, stone crusher, impact breaker, impact crusher, vibrating feeder, vibrating screen, sand washing machine, belt conveyor, etc. The general stone crushing plant production processes is: (bunker)—feeder—jaw crusher—impact crusher—vibrating screen—finished product. The machines can be connected by the belt conveyor.


Process of the Stone Crushing plant Line (Stone Production Line)

Big size stones are transferred to primary crusher through vibrating feeder from hopper for first crushing, then the crushed materials are transferred to impact crusher through belt conveyor for secondary crushing. The materials crushed will be transferred to the vibrating screen, and separated to different sizes. The aggregate with suitable size will be transferred to the final product pile and aggregate with unsuitable size will be transferred to the impact crusher for re-crushing. These are in the form of closed and manifold cycles. The sizes of final products will be graded and separated according to customers’ requirements, and the duster will be attached for the sake of environment protection.


Features of Stone Production Line:

As we all know that the stone production line is widely used in rock crushing plant for crushing various rocks. So it’s important to choose excellent stone production line and supporting equipment for rock crushing plant. We Henan Hongxing can provide you with favorable products and their features are as follows. This series of stone production line has a high automation degree, big crushing ratio, high production efficiency and large quantity. The products having being crushed are in cube shape, with the low content of elongated and flaky ones, which have no inner crack and have high strength of resisting compression. The maintenance of the production line equipment is simple. The wearing parts are equipped with the newest domestic highly wearable materials, with low consumption and a long life, which can bring significant economic benefits to the customers. The quality of the finished product can reach the Standard totally, which offers eligible aggregate for quality highway, railway, water conservancy, concrete mixing station and other industries.


Introduction to Stone Production Line Company

.

STONE CRUSHER PLANT 60 TPH

No
NAMA BARANG
UNIT
HP.
1
Reciprocating Feeder Hopper Kap. 10 m3
1
7.5
2
Primary Jaw Crusher  600 x 900 + Chasis
1
100
3
Main Conveyor BW 900 x 12 M
2
10
4
Secondary Jaw Crusher  250 x 1200 + Chasis
2 x 50
100
5
Vibrating Screen   3 Deck 1.5 M x 1.5 M
1
10
6
Stock Conveyor 600 x 12 M
4 x 7.5
30
7
Support hopper Secondary  chute
8
Panel Box dan Kabel
1 lot
257.5

Chemical

ADDITIVE UNTUK BAHAN BAKAR MINYAK

SWA – C100

MEMPERBAIKI PEMBAKARAN, MENGONTROL KOROSI SUHU TINGGI, DAN 
PENGOTORAN PIPA KONVEKSI DIDALAM SISTIM PEMBAKARAN MINYAK

SWA – C100 adalah additive untuk bahan bakar minyak berat atau residu untuk mengatasi masalah yang disebabkan oleh impurities dalam minyak bakar, seperti pembakaran boiler, turbin gas, mesin diesel, untuk memperoleh effisiensi pembakaran optimum.
MEKANISME KERJA
Perbaikan pembakaran berdasarkan pada aksi katalis dari gabungan tiga logam transisi dalam bentuk senyawa organo metallic mempercepat reaksi karbon & oksigen dengan merendahkan temperatur nyala hingga 690 oF. Selanjutnya semua unsur karbon yang tidak terbakar pada temperatur pembakaran normal akan terbakar menghasilkan energi panas yang optimum dan mengurangi emisi cerobong. SWA – C100 juga berfungsi memodifikasi deposit terak bereaksi dengan sulfur dan vanadium oksida dan menaikkan titik leleh sampai 1740 oF.
Deposit terak yang keras terutama pada super heater akan menjadi rapuh, berpori, dan sebagian besar berupa partikel kecil dan mudah dihilangkan oleh tarikan udara. Reaksi ini merupakan kontrol terhadap pembentukkan SO3 dan korosi asam sulfat.
DOSIS
Dosis dihitung berdasarkan kandungan sulfur dan vanadium dalam minyak, sebagai estimasi diperkirakan maksimum 5 % dan 30 ppm. Untuk itu dosis dapat ditetapkan berdasarkan pemakaian bahan bakar pada rasio 2500 : 1 V/V.
TEMPAT PEMBERIAN DOSIS
SWA – C100 dicampurkan ke bahan bakar yang akan masuk ruang pembakaran seperti : daily tank, pipa minyak yang menuju burner. SWA – C100 dapat dilarutkan dengan mineral oil lainnya (diesel fuel) sebelum dicampurkan ke bahan bakar.
SIFAT – SIFAT
Bentuk : Cairan berwarna coklat violet. Dapat disimpan dalam waktu
yang lama dan stabil tanpa terjadi pengendapan, perubahan
warna dan oksidasi.

Berat jenis pada 25 oC : 1.04 gr / ml
Viscositas pada 25 oC : max. 1300 C.poise.
Kemasan : 25 Kg didalam jerigen plastik.
PENANGANAN, PENGAMANAN DAN PENYIMPANAN
Hindari penyimpanan pada temperatur yang tinggi (max. 30 oC).
Hindari kontak langsung dengan bahan pengoksidasi atau peroksida.

SWA  – C110

ADDITIVE UNTUK BAHAN BAKAR PADAT

MENGHILANGKAN DAN MENJAGA PEMBENTUKKAN DEPOSIT

PADAT, JELAGA, DAN KOROSI PADA BOILER

SWA – C110 adalah produk kimia berupa bubuk berwarna coklat kemerahan yang tersublimasi pada temperatur diatas 350 oC dan bereaksi untuk :

  • Mencegah pembentukan deposit dan korosi pada sisi api boiler.
  • Menghilangkan dan menghindari menempelnya jelaga pada permukaan boiler.
  • Bereaksi dengan sulfur untuk menghindari pembentukkan asam sulfat.
  • Mengurangi pembentukkan kerak vanadium.

Mekanisme Kerja

SWA – C110 cocok untuk semua bahan bakar padat seperti :  ampas tebu, shell dan fiber sawit, kayu dan lain-lain.  Dimasukkan langsung dalam ruang pembakaran dan berubah menjadi  gas bereaksi dengan sulfur oksida membentuk SO2 untuk menghindari pembentukkan SOyang mudah bergabung dan uap air menjadi asam sulfat.  SOmerupakan katalis pembentukkan sodium vanadylvanadates.  Selanjutnya pembentukkan deposit dapat dihindari dan gas-gas meninggalkan boiler  bersama-sama gas cerobong lain.

DOSIS DAN CARA PEMBERIAN

Jumlah dosis 130 gr/ton bahan bakar. Pemberian dosis diatur setiap 2 – 4 jam satu kali.  Tergantung pada kondisi atau tingkat kebersihan ruang bakar,  dosis ini dapat dikurangi hingga 50 %.   SWA – C110 diberikan langsung ke dalam ruang pembakaran dan terdistribusi dalam bentuk gas ke seluruh bagian nyala api.

SIFAT – SIFAT

Bentuk                           :  Bubuk berwarna coklat kemerahan

dan tidak dapat terbakar

Berat jenis                    :  0.85 gr/cm3

pH ( 1 % larutan)       :  7  ± 1

Titik nyala                   :  Tidak ada

Penyimpanan           :  Tempat yang sejuk dan kering

KEMASAN

SWA – C 110               :  20 Kg dalam pail

SWA  – C120

ADDITIVE UNTUK PEMBAKARAN BATUBARA

 

MEMODIFIKASI TERAK – ABU DAN MENCEGAH PENGOTORAN

PIPA KONVEKSI PADA SISTIM PEMBAKARAN BATUBARA

 

SWA – C120  adalah produk kimia untuk mencegah dan mengontrol pembentukkan bongkahan terak dan abu agar tidak menempel pada permukaan pipa boiler terutama pada super heater.

SWA – C120 juga merupakan katalis pembakaran dimana mempercepat laju pembakaran untuk memperoleh energi dan effisiensi panas optimum.

MEKANISME KERJA

SWA – C120 bereaksi secara kimia maupun phisik dalam phase gas pada permukaan deposit menaikkan titik leleh hingga 1740 oF dan mengeliminasi permukaan logam basah yang disebabkan oleh kondensasi unsur-unsur kimia dari gas sisa pembakaran.

Dengan demikian tidak terbentuk deposit melainkan berupa partikel kecil / berupa pasir dan mudah dibersihkan secara manual. Terhadap deposit yang terbentuk sebelumnya akan menjadi rapuh dan berpori dan mudah dihilangkan oleh shoot blowing.  Selanjutnya pembentukkan deposit abu antar pipa boiler lebih bersih dan dilindungi additive sebagai fungsi corrosion inhibitor.

DOSIS

Jumlah dosis untuk menurunkan viskositas terak abu batubara hingga 250 poise pada temperatur pembakaran dapat dihitung dari analisa kimia abu batubara.

Sebagai pedoman dosis awal adalah 1 kg setiap ton batubara.

Kemudian dosis ini dikurangi secara bertahap hingga 0.3 – 0.5 kg setiap ton batubara.

TEMPAT PEMBERIAN DOSIS

SWA – C120 dapat ditambahkan langsung ke batubara, umumnya dicampurkan langsung melalui belt conveyor atau langsung pada ruang pembakaran.

SIFAT – SIFAT

Bentuk                         :  Bubuk berwarna putih bersifat netral

dengan derajat sublimasi 350 oC

Titik nyala                   :  Tidak ada

pH ( 1 % larutan )        :  7  ± 1

Berat jenis                   :  0.85 gr / cm3

Penyimpanan              :  Tempat yang sejuk dan kering

KEMASAN

SWA – C120    :  20 kg / pail

BETON RINGAN

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

  • Pada saat ini masyarakat sudah lebih terbuka untuk menerima beton ringan sebagai salah satu bahan bangunan yang dipergunakan sebagai pemisah/pembatas dinding suatu ruangan didalam gedung.
  • Bila dilihat dari sisi harga, memang beton ringan seolah terlihat lebih mahal dari batu bata konvensional, tapi bila dilihat dari sisi positifnya, beton ringan memberi banyak keuntungan.
  • Beton ringan tidak hanya dipergunakan pada bangunan bertingkat, tapi sekarang beton ringan juga mulai banyak dipergunakan pada bangunan berlantai satu, mengingat sulitnya mendapatkan batu bata konvensional.

       BEBERAPA KEUNGGULAN BATA RINGAN :

  1. Ringan
  2. Daya serap panas yang kecil.
  3. Tahan api.
  4. Pemasangan yang cepat.
  5. Daya serap air yang kecil.
  6. Mudah dipotong menurut kebutuhan.
  7. Dapat diproduksi secara massal dalam waktu yang singkat.
  8. Dimensi dengan presisi yang baik, penyimpangan ± 1 – 2 mm

Harga Rp : 800.000,-/m3